时间:2026-04-04 15:05:37 来源:网络整理 编辑:viral
Nanti setelah sebulan, kami prediksi harga minyak seperti apa sehingga kami bisa mengambil kebijakan ampmbet
Nanti setelah sebulan,ampmbet kami prediksi harga minyak seperti apa sehingga kami bisa mengambil kebijakan yang pas
Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pemerintah saat ini belum berencana menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi di tengah kenaikan harga minyak dunia akibat konflik Amerika Serikat (AS) dan Israel vs Iran.
“Sampai sekarang belum ada kebijakan untuk mengubah subsidi BBM, dalam pengertian menaikkan harga BBM,” kata Purbaya kepada wartawan di Jakarta, Senin.
Purbaya mengatakan pasokan minyak di dalam negeri masih cukup aman, sebagaimana pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
Purbaya menyebut rerata perkembangan harga minyak dunia masih di bawah kapasitas maksimal Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Artinya, kata Menkeu, APBN masih memadai untuk menahan dampak volatilitas harga minyak.
Meski begitu, dia memastikan akan memantau perkembangan dalam sebulan ke depan dan mengambil keputusan ketika dibutuhkan.
“Sekarang belum saatnya mengambil keputusan, karena uangnya masih cukup,” tambahnya.
Bendahara negara pun berharap masyarakat tetap tenang dan meyakini kebijakan pemerintah dalam menavigasi gejolak dunia. Terlebih, Indonesia sudah pernah mengalami lonjakan harga minyak sebelumnya.
“Kita lihat kondisi seperti apa. Nanti setelah sebulan, kami prediksi harga minyak seperti apa sehingga kami bisa mengambil kebijakan yang pas. Anda percaya saja, saya cukup pintar, kok. Kita sudah mengalami harga minyak tinggi beberapa kali, nggak hancur negaranya, kan. Kenapa? Karena kebijakannya pas,” tuturnya.
Dalam kesempatan terpisah, Bahlil menegaskan bahwa pasokan BBM masih andal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada periode puasa dan Idul Fitri. Dia pun menjamin harga BBM bersubsidi, Pertalite, tidak akan naik meskipun harga minyak dunia menembus 118 dolar AS per barel.
Diberitakan oleh Sputnik, harga minyak mentah jenis Brent mencapai 118 dolar AS per barel untuk kali pertamanya sejak 17 Juni 2022.
Harga tersebut lebih tinggi apabila dibandingkan dengan rata-rata harga minyak pada Januari 2026, di mana jenis Brent (ICE) sebesar 64 dolar AS per barel, dan US WTI berada di angka 57,87 dolar AS per barel.
Baca juga: Harga minyak meroket, Bahlil percepat mandatori campuran etanol ke BBM
Baca juga: Bahlil: Harga Pertalite tak naik meski minyak dunia capai 118 dolar AS
Baca juga: Harga BBM Pertamina, Shell, bp, Vivo stabil pada pekan kedua Maret
Pewarta: Imamatul Silfia
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026
Beckham sebut rekor positif di kandang jadi modal berharga vs Persik2026-04-04 14:55
Malut United dan PSM Makassar berbagi satu poin di Ternate2026-04-04 14:34
Barba bertekad lanjutkan tren positif Persib Bandung di GBLA2026-04-04 14:25
Bali United permalukan tuan rumah Arema FC 42026-04-04 14:01
Beckham Putra tekankan pentingnya jaga pola makan di Ramadhan2026-04-04 14:00
Gagal bungkam PSIM Yogyakarta, Semen Padang pecat Dejan Antonic2026-04-04 13:47
Thailand hancurkan Malaysia, antar Indonesia lolos ke semifinal2026-04-04 13:38
PSIM waspadai motivasi tinggi Semen Padang2026-04-04 13:14
Nova Arianto panggil 28 pemain untuk ikuti TC timnas U2026-04-04 12:43
Borneo bersyukur bawa pulang satu poin dari kandang Persija2026-04-04 12:21
Bhayangkara FC petik empat kemenangan beruntun2026-04-04 15:03
Persija tegaskan tak ada niat diskriminatif terhadap Borneo2026-04-04 14:53
Pelatih Persebaya puji mental pemain usai tahan imbang Persib2026-04-04 14:51
SIWO PWI Pusat kecam intimidasi ofisial Malut United terhadap wartawan2026-04-04 14:50
Jadwal Super League pekan 25: Persib jamu Persik, Borneo vs Persebaya2026-04-04 14:36
Milo sebut Persis butuh satu permainan terbaik untuk menang2026-04-04 14:31
Persebaya tampil tanpa beban hadapi juara bertahan Persib2026-04-04 13:46
Mauricio Souza sepakat dengan keluhan pelatih Borneo2026-04-04 12:31
Rusia rancang resolusi DK PBB demi dorong gencatan senjata di Timteng2026-04-04 12:29
Kontra Bali, Persijap berharap ulangi performa seperti lawan Persebaya2026-04-04 12:24